Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Fadjroel Rachman's House www.fadjroelrachman.com

Photo AlbumMar 3, '09 11:25 AM
for everyone
Selasa, 03 Maret 2009, 10:36 WIB
Soeharto bukan pahlawan nasional, Menteri Agama RI, Muhammad Maftuh Basyuni buta HAM dan buta KKN karena mengusulkan Soeharto sebagai pahlawan nasional.

Demikian ditegaskan mantan aktivis Fadjroel Rachman dalam pesan singkatnya kepada Berita8.com, Selasa (3/3).

"Kami menolak keras, karena Soeharto adalah pelanggar HAM dan pelaku korupsi terbesar di dunia menurut PBB," tegas Fadjroel menanggapi penilaian Menag RI bahwa mantan Presiden Soeharto tidak hanya mendapat gelar sebagai jenderal besar, namun juga pantas mendapat gelar pahlawan nasional.

Menurut Fadjroel, Maftuh Basyuni harus menarik usulan Soeharto jadi pahlawan nasional.

"Lebih baik mengusulkan pembentukkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi untuk Pelanggaran HAM Soeharto serta Komisi Nasional Pengusutan KKN Soeharto sebelum mempahlawankan Soeharto," tandas Fadjroel. (Bm)


menteri agama.jpeg
  

soeharto1.jpeg
  


chanina wrote on Mar 3, '09
kriminal nasional kalee
willypp wrote on Jan 5, '10, edited on Jan 5, '10
Saya sangat setuju dengan pendapat Anda. Seorang pahlawan harus bisa menjadi teladan rakyatnya. Sedangkan Soeharto apa? Apakah korupsi dan pelanggaran HAM-nya patut kita tiru?
Mengenai prestasi-prestasinya, menurut saya tidak sebanding dengan kejahatan yang dilakukannya. Katakanlah dia berhasil membuat Indonesia swasembada beras. Hey, Indonesia adalah negara agraris yang subur tanahnya. No wonder lah! Lalu, mengenai kondisi ekonomi yang stabil, bla, bla, bla, sebenarnya Indonesia sudah seharusnya menjadi negara maju. Bayangkan segala hasil tambang ada di Indonesia, kekayaan alam dan budaya tidak terhitung jumlahnya. Tidak heran Indonesia mengalami kemajuan pembangunan atau apalah namanya. Jadi itu bukan merupakan suatu prestasi. Malah menurut saya suatu kesalahan Suharto: kenapa tidak menghantar Indonesia menjadi negara maju?
Terima kasih atas artikelnya.
Add a Comment